INFORMASI DESA LABAN NYARIT
| DESA | ||
|---|---|---|
| Nama Desa | : | Laban Nyarit |
| Kode Desa | : | 2004 |
| Kode Pos Desa | : | 77551 |
| Kepala Desa | : | Agusthinus Aran |
| Alamat Kantor Desa | : | Jl. Seluwing Rt.03 |
| E-Mail Desa | : | labannyarit85@gmail.com |
| Telpon Desa | : | 081351780127 |
| Website Desa | : | https://labannyarit.desa.id |
| Luas Wilayah Desa | : | 32.490 Ha |
| KECAMATAN | ||
| Nama Kecamatan | : | malinau Selatan |
| Kode Kecamatan | : | 06 |
| Nama Camat | : | Salauwati, S.E.,M.Si |
| NIP Camat | : | 198009132001122002 |
| KABUPATEN | ||
| Nama Kabupaten | : | Malinau |
| Kode Kabupaten | : | 02 |
| PROVINSI | ||
| Nama Provinsi | : | Kalimantan Utara |
| Kode Provinsi | : | 65 |
KONDISI
GEOGRAFIS DESA
Desa
Laban Nyarit memiliki luas wilayah sekitar ± 38.000 hektare. Wilayah ini
mencakup berbagai karakteristik fisik alam yang menjadi ciri khas desa
tersebut, memberikan ruang yang cukup luas untuk berbagai aktivitas penduduk,
baik di bidang pertanian, perkebunan, maupun kegiatan sosial dan ekonomi
lainnya.
Berdasarkan
data dari Dinas Pertanian Kabupaten Malinau, kondisi tanah di Desa Laban Nyarit
memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Tekstur
Tanah: Terdiri dari lempung berpasir dan lempung liat. Tekstur ini
memengaruhi kemampuan tanah dalam menahan air dan unsur hara, serta
menentukan jenis tanaman yang cocok dibudidayakan di wilayah ini.
- Struktur
Tanah: Bersifat remah dengan tingkat drainase yang tinggi. Hal ini berarti
air hujan atau air irigasi dapat mengalir dengan baik di dalam tanah,
sehingga mengurangi risiko genangan air yang berlebihan, namun juga perlu
diperhatikan agar tanah tidak menjadi terlalu kering pada musim kemarau.
- Jenis
Tanah: Termasuk dalam kategori Intipsol dengan lapisan humus yang tipis.
Tanah jenis ini umumnya memiliki tingkat kesuburan yang sedang hingga
rendah, sehingga memerlukan pengelolaan yang tepat, seperti pemberian
pupuk atau pengolahan tanah yang baik, untuk mendukung keberhasilan usaha
pertanian.
- Tingkat
Keasaman Tanah (pH): Berada pada rentang 4,5 – 5,5, yang menunjukkan bahwa
tanah di desa ini bersifat asam. Tanah yang terlalu asam dapat memengaruhi
penyerapan unsur hara oleh tanaman, sehingga mungkin diperlukan penanganan
khusus seperti pemberian kapur tanah untuk menyeimbangkan tingkat keasaman
jika akan menanam jenis tanaman tertentu yang membutuhkan pH lebih netral.
- Ketinggian
Tempat: Berada di antara 20 meter di atas permukaan laut hingga 22 meter
di atas permukaan laut. Ketinggian yang relatif rendah ini membuat iklim
di desa cukup hangat dan memengaruhi pola tanam serta jenis tanaman yang
dapat tumbuh dengan baik.
- Topografi:
Merupakan dataran rendah yang memiliki karakteristik pasang surut. Kondisi
ini berarti sebagian wilayah desa mungkin terpengaruh oleh perubahan air,
baik dari sungai maupun air laut, yang perlu dipertimbangkan dalam
perencanaan penggunaan lahan dan pembangunan fasilitas di desa.
Kondisi
iklim di Desa Laban Nyarit berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten
Malinau adalah sebagai berikut:
- Suhu
Udara: Berkisar antara 27°C hingga 32,48°C. Suhu yang cukup hangat
sepanjang tahun ini merupakan ciri khas wilayah tropis, yang mendukung
pertumbuhan berbagai jenis tanaman tropis namun juga membutuhkan perhatian
terhadap kebutuhan air tanaman dan kenyamanan hidup penduduk.
- Curah
Hujan: Mencapai 2.500 – 4.000 milimeter per tahun. Jumlah curah hujan yang
cukup tinggi ini memberikan pasokan air yang melimpah bagi kebutuhan
pertanian dan kehidupan sehari-hari, namun juga berpotensi menimbulkan
risiko banjir jika tidak ada sistem pengairan dan pengelolaan air yang
baik.
- Intensitas
Penyinaran Matahari: Terjadi selama kurang lebih 12 jam sehari. Durasi
penyinaran yang cukup panjang ini memberikan energi yang cukup untuk
proses fotosintesis tanaman, sehingga mendukung produktivitas pertanian
dan perkebunan di desa.
- Kelembapan
Udara: Mencapai sekitar 87%. Tingkat kelembapan yang tinggi ini membuat
udara terasa lembap, yang cocok untuk pertumbuhan tanaman tertentu namun
juga dapat memengaruhi kesehatan penduduk dan keawetan bangunan, sehingga
perlu penanganan yang tepat dalam hal sanitasi dan pembangunan.
Secara
administratif, Desa Laban Nyarit berbatasan dengan wilayah-wilayah berikut:
- Sebelah
Utara: Berbatasan dengan Desa Nunuk Tanah Kibang, Kecamatan Malinau
Selatan.
- Sebelah
Selatan: Berbatasan dengan Desa Tanjung Nanga, Kecamatan Malinau Selatan
Hulu.
- Sebelah
Timur: Berbatasan dengan Desa Langap, Kecamatan Malinau Selatan.
- Sebelah
Barat: Berbatasan dengan Desa Mirau, Kecamatan Malinau Selatan Hulu.
Batasan
wilayah ini menunjukkan posisi Desa Laban Nyarit yang terletak di antara
beberapa desa lain di wilayah Kecamatan Malinau Selatan dan Malinau Selatan
Hulu, Kabupaten Malinau, yang menjadikan desa ini memiliki hubungan sosial dan
ekonomi yang erat dengan desa-desa tetangganya.
Jarak
Desa Laban Nyarit ke berbagai pusat pemerintahan adalah sebagai berikut:
- Ke
Pemerintahan Kecamatan: Berjarak sekitar 5 kilometer. Jarak yang relatif
dekat ini memudahkan penduduk dalam mengakses pelayanan administrasi dan
layanan publik tingkat kecamatan.
- Ke
Pemerintahan Kabupaten: Berjarak sekitar 90 kilometer. Jarak ini
menandakan bahwa meskipun cukup jauh, masih dalam jangkauan untuk
keperluan urusan administratif tingkat kabupaten atau akses fasilitas umum
yang lebih lengkap di pusat kabupaten.
- Ke
Pemerintahan Provinsi: Berjarak sekitar 2.910 kilometer. Jarak yang cukup
jauh ini membuat koordinasi langsung dengan pemerintah provinsi
membutuhkan waktu dan usaha yang lebih besar, namun tetap terhubung
melalui jalur komunikasi dan administrasi yang ada